Kemana?
Kemanapun kaki melangkah hingga menemukan lelah, Berhenti untuk singgah, Pergi untuk kembali melangkah, Pulang karena rindu yang semakin penuh. Riuh yang aku benci, lekas-lekas ku tarik lagi, Tidak ada rindu, tidak ada alasan pulang. Tapi, kemana? Tanyaku ribuan kali, sedang tau pasti tidak pernah ada tempat tujuan.
